Competency Base HRM

Competency Base Human Resource Management
Manajemen SDM Berbasis Kompetensi
Dalam pendekatan sistem manajemen SDM konvensional seringkali terjadi ketidak akuratan dalam melakukan pengukuran dan prediksi pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen SDM. Sebagai salah satu contoh masalah rekrutmen dan seleksi. Dengan menggunakan pengukuran psikologi yang sudah terstandarisasi karyawan yang dinilai mempunyai potensi yang baik dan diramalkan akan berhasil dalam pekerjaannya kelak ternyata hasilnya belum tentu seperti prediksi tersebut. Begitu juga karyawan yang hasil pengukuran psikologisnya biasa-biasa saja ternyata belum tentu menjadi karyawan dengan prestasi dan kinerja yang biasa-biasa saja. Kelemahan-kelemahan pendekatan system manajemen SDM konvensional dapat diatasi jika perusahaan menerapkan sistem manajemen SDM berbasis kompetensi karena sistem kompetensi ini lebih terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Model kompetensi didefinisikan sebagai suatu rangkaian kompetensi yang penting bagi kinerja yang superior dari sebuah pekerjaan atau sekelompok pekerjaan. Model kompetensi ini memberikan sebuah peta yang membantu seseorang memahami cara terbaik mencapai keberhasilan dalam pekerjaan atau memahami cara mengatasi suatu situasi tertentu (LOMA,s Competency Dictionary:2005)

Manajemen SDM berbasis kompetensi adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian aktifitas SDM mulai dari rekrutmen sampai pensiun dimana pendekatannya menggunakan basis kompetensi jabatan dan individu untuk mencapai visi, misi perusahaan atau organisasi.

Our Consultans

Nailun Dawam
Berpengalaman lebih dari 15 tahun dibidang Human Resources pada beberapa perusahaan nasional dan asing antara lain perusahaan manufacture, alat-alat kesehatan dan distribusi, perbankan dan rumah sakit. Aktif sebagai pembicara di berbagai seminar dan workshop SDM yang diselenggarakan oleh PT. Quadrant Utama. Pendidikan formal diselesaikan di Institut Teknologi Bandung. Disamping itu pernah mendapatkan pelatihan - pelatihan lanjutan: Human Resource Management, Benefit & Compensation dari berbagai lembaga di Indonesia. Saat ini menjadi senior consultant HR di Quadrant HR Solution (PT. Quadrant Utama) dan bersama timnya mengembangkan software Awipana sebagai alat bantu membuat evaluasi  jabatan dan menyusun struktur dan skala gaji/upah, Software Payroll dan Human Resources Information System. Beberapa pengalaman project antara lain: Job evaluation Rumah Sakit BMC Bogor, Desain dan Pengembangan Sistem Penggajian YKP BRI, Politeknik Batam. Pengembangan payroll system PT. Cakap, Human Resource Information System IMC Plantation, Mr. Safety, PT. Trimitra Swadaya, Lotte Indonesia dll.

 

Dr. Nurprapti Wahyu W
Menyelesaikan studi sarjana S3 di Universitas Padjajaran Bandung dan program Magister Universitas Indonesia. Berpengalaman lebih dari 15 tahun dibidang Marketing Communication dan Human Resources pada beberapa perusahaan.  Berpengalaman dalam berbagai project  research baik research bidang SDM dan marketing di institusi pemerintah maupun swasta antara lain: Kementerian  Komunikasi dan Informasi,  Kementerian Perdagangan, YKP BRI, Rumah sakit BMC Bogor, PT. Hisamitsu dll.

 

Salary Structure, Base Pay, Variable Pay & Benefit Scheme

Salary Structure, Base Pay, Variable Pay, Benefit Scheme
Kompensasi atau  imbal jasa  bagi karyawan adalah masalah yang selalu hangat dan menarik untuk dibicarakan dan dikaji sampai kapanpun. Tujuan pemberian kompensasi adalah untuk menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan terbaik untuk tetap berada di perusahaan/organisasi dan tidak pindah ke organisasi lain. Untuk itu perusahaan berlomba lomba untuk menyususun system kompensasi atau imbal jasa yang adil, kompetitif, tidak bertentangan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku  serta sesuai dengan kemampuan perusahaan.
Bagaimana cara menentukan skema dan komponen gaji tersebut? Berapa besaran gaji pokoknya? Jenis tunjangan apa saja yang dimasukkan? Bonus dan insentif nya bagaimana? Bagaimana dengan benefit dan fasiltas yang diberikan?
Perusahaan/organisasi tentunya sudah mempunyai tujuan, target/sasaran dalam memberikan kompensasi kepada karyawannya. Lalu bagaimana cara mebuat dan mengimplementasikannya? Bagaimana pula cara mengkomunikasikan kepada karyawan? Kita ingat bahwa system penggajian yang baik merupakan salah satu bagian dari tujuan perusahaan untuk memberikan kepuasan dan mempertahankan karyawan.

OUTPUT

1. Strategi penentuan gaji pokok

2. Penentuan besar dan jumlah tunjangan

3. Dasar penghitungan dan pemberian insentif

4. Perhitungan bonus

5. Perhitungan dan penentuan benefit dan fasilitas

6. Implementasi dan komunikasi

7. Tindakan koreksi dan evaluasi yang diperlukan

Salary Review/Peninjauan Gaji

STRATEGI PENINJAUAN GAJI (SALARY REVIEW)

Ketika karyawan telah bekerja secara produktif sehingga memberikan kontribusi yang nyata kepada perusahaan dan perusahaan menghasilkan keuntungan yang signifikan maka sudah selayaknya perusahaan memberikan penghargaan dengan melakukan peninjauan gaji (salary review). Namun akan berlaku sebaliknya, jika karyawan tidak bekerja produktif sehingga kontribusinya rendah terhadap perusahaan maka sudah selayaknya pula kalau penghargaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan juga rendah.

Gaji karyawan bisa naik melalui beberapa cara tergantung strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh perusahaan. Pada umumnya ada 2 cara dalam yaitu kenaikan yang bersifat umum (general increase) yang bertujuan untuk mempertahankan daya beli karyawan terkait dengan adanya inflasi (Cost of Living Adjustment = COLA) dan kenaikan perseorangan (individual increase) untuk memberikan penghargaan pada hasil kerja karyawan terhadap kontribusi kinerja perusahaan. Penghargaan ini lazim disebut Merit Increase.

Setelah strategi peninjauan gaji dilakukan maka langkah selanjunya adalah menghitung budget penggajian agar diketahui jumlah biaya penggajian untuk satu tahun mendatang.

Performance Management System

Performance Management System adalah suatu system pengelolaan SDM untuk menciptakan, menentukan dan menetapkan pemahaman bersama-sama antara perusahaan dan karyawan mengenai tujuan dan hasil yang harus dicapai oleh perusahaan/organisasi dan bagaimana cara dan strategi untuk mencapainya.
Tiga komponen penting dalam Performance Management System yaitu:

1. Perencanaan/Planning Performance
2. Perbaikan/Improving Performance
3. Penilaian/Reviewing Performance

Bagaimana cara membuat perencanaan kinerja/performance untuk mencapai output atau achievement yang ditentukan dan disepakati oleh perusahaan dan karyawan? Setelah perencanaan dibuat, ditetapkan dan dilaksanakan tentunya ada alat ukur untuk mengetahui tingkat pencapaiannya. Jika pencapain dibawah target perlu langkah-langkah perbaikan. Dalam hal ini kita dapat dilakukan deteksi dini terhadap pencapaian target yang telah ditetapkan dan langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan. Setelah kedua langkah tersebut diatas dilakukan tahap adalah penilaian kinerja yang mencerminkan nilai kinerja dari masing-masing karyawan yang berguna untuk keperluan remunerasi, promosi. Karyawan yang mendapatkan nilai kinerja yang bagus akan mendapatkan kenaikan gaji yang lebih tinggi dan kesempatan promosi sehingga dapat memotivasi karyawan tersebut.  Dengan menerapkan Performance Management System hasil suatau penilaian kinerja bukan sesuatu yang mengejutkan bagi karyawan karena dalam proses sebelumnya karyawan sudah mengetahui pencapain target yang telah dibuat dan langkah langkah perbaikan yang diperlukan. Dengan menerapkan Performance Management System hubungan kerja dan komunikasi antara tim kerja, atasan dan bawahan akan terjalin dengan baik mengingat visi, misi, tujuan dan output yang ditetapkan akan lebih jelas dan jika ada kendala-kendala secara dini lebih akan lebih mudah diselesaikan. Pada akhirnya kalau kinerja dari karyawan baik dapat dipastikan kenerja perusahaan akan baik pula.

Contact Us

Telp : (021) - 357 60434
Fax  : (021) - 734 42450
Whatsapp : 0812 8947 7607
Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Web : www.hr-qu.com

Head Office : Wisma NH Pancoran Lantai Dasar, Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 2B - C Jakarta Selatan 12780
Branch : Jl. Ciledug Raya No. 15 Jakarta Selatan 12270